Kamis, 23 Desember 2010

An............aku kesepian...


kabut menjelang pagi yang pekat masih sendiri ku disini,
menggigil dingin menusuk tulang sungsum,
kicauan burungpun belum kudengar riuh,
kokok ayam masih enggan bersambut,
nampak sang fajar masih terlelap pulas,
malampun ku hanya berteman desahan angin sepoi-sepoi,
tanpa bintang dan binatang malam,
bahkan kunang-kunangpun enggan berbagi terangnya,
rembulan menghilang tanpa bayang-bayang,
kabut menjelang pagi yang pekat,
masih sendiri ku disini,
bara tingwe dan degub jantung yang masih menemaniku,

oktober 2002

thul............


kau...katakanlah padaku,
apakah boleh selembar hatimu yang biru,
aku poles dengan warna jinggaku,
atau biar saja hatimu tetap biru,
supaya seumpama aku ingin jumpa kamu,
cukup ku tatap bentang langit yang cerah,
dan seumpama kamu ingin jumpa aku,
cukup kau pandangi bentang cakrawala senja hari,
tak usah memotong jarak,
demi bersama menggapai hati dan waktu.

desember 2002

Senin, 20 Desember 2010

ANI MURDYANINGSIH

memanise atur cinatur lamis,
lelamisankasusur mawa wisa,
wasis culika kadya sarpa,
lenane mangsa nemahi cilaka,
kacidran nora bisa uwal,
kebacut cancut ketrucut kerut,
mili keli deres kali,
dadi wewayangan tanpa wujud,
dawah rasa tiba nista,
ketaman wisa kala wengis

Senin, 04 Oktober 2010

AN.............Mmmmm ?

An...
Lihatlah mataku
An...
Lihatlah hatiku
kau kan melihat harapanku
An...
Bukalah rasamu
An...
Bukalah hatimu
Pengharapan jadikanlah kenyataan
An...
Janganlah kau pergi dariku
An...
Janganlah kau menghilang dariku
Tersendiri kesepian meniti hari
Ku bernyanyi senandung hati
Dendangkan kerinduan
An...
Janganlah kau berlalu
Temani aku dalam kesendirian
Yakinkan aku....An...
Dikau takkan pergi
Yakinkan aku....An...
Dikau takan menghilang
An...Ku ingin rasakan kembali..
Kedamaian saat kau disini
An...Ku ingin rasakan kembali..
Ketenangan ketika kau disini
An...Aku tak ingin..................'
Tersendiri dalam kesepian

Selasa, 31 Agustus 2010

buat ANI MURDYANINGSIH

SENANDUNG RINDU DIUJUNG KALBU TERBAWA DALAM LAMUNANKU
LANTUNKAN KERINDUAN AKAN DIKAU
NYANYIAN JIWA DIKALA SEPI YANG KIAN MENERPA
DENDANGKAN SUARA HATI MENJELANG MATI
MENGAPA.....
KAU DATANG SAAT KU BIMBANG
MENGAPA.....
KAU PERGI KALA KU MENDERITA
BAGAI BIDUK TANPA NAHKODA KU BERLAYAR
MENGARUNGI LAUTAN DIMAINKAN GELOMBANG
TERHANYUT ARUS DITERBANGKAN ANGIN
SAMPAI KAPAN KU BEGINI
AKU TAK TAHU........?
SENANDUNG RINDU MENJELANG AJALKU
NYANYIAN HATI DISAAT KU HAMPIR MATI

Senin, 23 Agustus 2010

buat ANI MURDYANINGSIH

aku telah lelah
menempuh jalan hidup ini
aku sudah letih
menapaki kehidupan
aku sudah kepayahan
mencari............
siapakah aku ini.......?
kenapa.............
mengapa disini.......?
kau datang kala ku hampir hanyut
lalu...
kau menghilang...
biarkan ku tertelan gelombang
aku inginkan....
aku rindukan....
KAU
namun ku telah lelah
akupun telah letih